Stock and money

Dalam dunia usaha, peningkatan kegiatan usaha selalu menghadapi masalah-masalah pelik. Salah satu masalah utama yang dihadapi oleh pimpinan atau pemilik perusahaan ialah menyediakan modal kerja yang diperlukan untuk menunjang kegiatan-kegiatan perusahaan.

Pimpinan perusahaan harus selalu aktif meneliti sumber-sumber dan penggunaan modal kerja agar perusahaan selalu tercukupi. Modal kerja dapat diperoleh dari hasil operasi perusahaan maupun dari luar. Kegagalan memperoleh modal kerja akan menimbulkan hambatan, meski hal itu juga turut dipengaruhi oleh faktor pengelolaan dalam meningkatkan mutu produksi dan faktor lain yang sifatnya eksternal.

Peran modal kerja sangat penting bagi setiap perusahaan, walaupun bentuk peranan tersebut selalu berbeda pada masing-masing perusahaan. Dalam perusahaan industri, misalnya, salah satu peranan modal kerja ialah menjamin kontinuitas perusahaan Namun pada dasarnya, modal kerja dan modal memiliki hubungan yang sangat erat.

Modal, di samping kontinuitas, juga menjaga likuiditas perusahaan. Uraian berikutnya akan membahas materi yang berhubungan dengan modal kerja. Uraian akan meliputi pokok-pokok pembahasan mengenai pengertian modal kerja, klasifikasi modal kerja, faktor yang mempengaruhi modal, sumber dan penggunaan modal kerja, serta rasio pengukur modal kerja.

Untuk membahas modal kerja, kita harus mengawalinya dari laporan keuangan perusahaan. Pihak-pihak yang memiliki kepentingan atas perusahaan akan membaca, menganalisis dan menginterpretasikan atau menafsirkan kondisi keuangan melalui pihak perusahaan maupun laporan keuangan yang dibuat oleh akuntan publik.

Kondisi keuangan suatu perusahaan dapat diketahui dari aporan keuangan yang terdiri atas Neraca, Laporan Perhitungan Rugi Laba, serta laporan-laporan lainnya. Analisis terhadap pos-pos dalam neraca akan memberikan gambaran mengenai posisi keuangan, sedangkan analisis terhadap laporan rugi laba akan memberikan informasi mengenai hasil atau perkembangan usaha dari perusahaan

Pada mulanya, laporan keuangan bagi suatu perusahaan hanya berfungsi sebagai alat penguji. Fungsi tersebut kemudian berkembang menjadi dasar untuk menentukan atau menilai posisi keuangan perusahaan sehingga, dengan hasil analisis tersebut, pihak-pihak yang berkepentingan dapat mengambil keputusan Pengertian modal kerja dan modal berbeda dalam pandangan pedagang, ahli ekonomi, kreditur dan ahli hukum.

RD Kennedy dan SY Mc Mullen memberi pengertian modal kerja sebagai berikut

  1. Working capital is the current assets over current liabilities, the mount of current assets that has been supplied by long term creditors and the stockholders. In other words, working capital represents the amount of current assets that have not been supplied by current, short term creditors. This definitions is qualitative of current assets in excess of the current liabilities.
  2. Working capital is the amount of the current assets. This interpretation is qualitative in characters, since it represents the total amount of funds used for current operating purposes.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tuliskan komentar
Tuliskan nama anda