Persaingan bisnis yang sedemikian rumit dewasa ini, menuntut perusahaan untuk tidak hanya mengembangkan inovasi produk dan layanan-layanan baru namun lebih dari itu dalam pasar yang sangat tersegmen, perusahaan terdesak untuk mampu merangkai kegiatan promosi yang tepat sasaran. Sulitkah langkah tersebut?

Di dalam dunia pemasaran terdapat banyak cara yang dilakukan beberapa perusahaan dalam melakukan promosi, seperti yang dilakukan para pemasar radikal adalah promosi yang bersifat pemasaran secara langsung atau yang sering disebut Direct Marketing.

Pengertian Promosi menurut Bowdin, (1999, p.138) adalah sebagai  berikut :
“Promotion refers to all communication activities that an event director can use to tell the target market about the benefits of the event and so advance sales”.

Artinya adalah promosi itu menerangkan tentang semua kegiatan komunikasi yang hendak disampaikan kepada pangsa pasar mengenai keuntungan dari event (peristiwa) manajemen dan dapat meningkatkan penjualan.

Perusahaan dapat menggunakan kekuatan konsumen untuk melakukan promosi. Untuk itu perlu mengidentifikasikan informasi leader di kalangan pelanggan, khususnya opinion leader. Perusahaan harus memilih yang bersifat emotif, yaitu yang mudah menerima hal baru dan mau membagi pendapatnya bagi orang lain. Dengan mendekati pelanggan, dengan biaya yang relatif kecil, pelanggan akan menyebarkan cerita mengenai produk yang dipasarkan oleh perusahaan.

Selain itu juga dapat dikembangkan cara promosi yang akan dijelaskan dalam promotional mix. The Promotional Mix menurut Kotler, (2003) terdiri dari 6 elemen yaitu : advertising (periklanan), direct marketing (penjualan langsung), interactive internet marketing, sales promotion (promosi penjualan), publicity / public relation, personal selling (penjualan door to door / penjualan perorangan).

TINGGALKAN KOMENTAR

Tuliskan komentar
Tuliskan nama anda