Hai, assalaamu’alaykum wr.wb.

Okay setelah kita mampu menetapkan harga, namun situasi pasar menjadi berubah maka kita juga harus mampu melakukan penyesuaian harga dengan situasi tertentu yang ada di pasar.

So, bagaimana cara kita menyesuaikan harga dengan keadaan tertentu yang ada di pasar? Setidaknya ada 6 cara yang bisa kita lakukan untuk menyesuaikan harga. Penyesuaian harga bisa mengarah lebih tinggi ataupun lebih rendah dari harga dasar semula. Situasi yang membuat pemasar perlu menyesuaikan harga antara lain karena perbedaan jumlah pembelian,  perbedaan pembeli, perbedaan tempat pembeli, atau karena pemasar ingin mencapai memanfaatkan situasi yang menguntungkan dalam penjualan. Ada lima strategi penyesuaian harga, yaitu penetapan harga diskon, harga segmentasi, harga promosi, harga psikologi, harga geografis, dan harga internasional.

Penetapan Harga Diskon Dan Pengurangan Harga
Perusahaan dapat menyesuaikan harga dasar mereka untuk memberikan penghargaan kepada pelanggan karena prestasi tertentu yang telah dicapai, seperti pembayaran tagihan lebih awal, jumlah pembelian yang besar, dan pembelian diluar musim. Penyesuaian harga itu—yang dinamakan diskon dan pengurangan harga dapat bermacam-macam bentuknya.

  1. Diskon tunai, yakni pengurangan harga kepada pembeli yang membayar tagihan mereka lebih awal.
  2. Diskon jumlah, adalah pengurangan harga bagi pembeli yang membeli dalam jumlah besar.
  3. Diskon fungsional adalah pengurangan harga yang diberikan oleh penjual kepada anggota-anggota saluran distribusi, karena mereka menjalankan fungsi-fungsi tertentu, seperti menjual, menyimpan, dan mempromosikan produk atau fungsi tertentu.
  4. Diskon musiman, adalah pemgurangan harga bagi pembeli yang membeli produk di luar musim.
  5. Penghargaan, adalah pengurangan harga dari harga standard, dimana diberikan kepada mereka yang telah berkontribusi. Penghargaan pembelian dapat diberikan kepada pembeli dengan menyerahkan produk yang lama dalam membeli produk baru. Potongan harga promosi, adalah pembayaran atau pengurangan harga tertentu sebagai imbalan pada para penyalur karena berpartisipasi dalam program promosi dan dukungan penjualan.

 

Penetapan Harga Tersegmentasi
Penetapan harga tersegmentasi adalah menjual produk atau jasa pada dua atau lebih harga, dimana perbedaan harganya tidak didasarkan pada perbedaan-perbedaan biaya, namun didasarkan kepada beberapa hal seperti jenis pelanggan, bentuk produk, dan perbedaan lokasi. Penetapan harga segmen pelanggan, pelanggan yang berbeda membayar harga yang berbeda untuk barang atau jasa yang sama. Beberapa jasa transportasi mengenakan harga yang beda antara anak-anak dan dewasa. Penetapan harga bentuk produk, berarti versi-versi produk yang berbeda diberi harga secara berbeda sekalipun biayanya sama. Sedangkan penetapan harga lokasi, perusahaan mengenakan harga yang berbeda untuk lokasi-lokasi yang berbeda, walaupun biaya dalam rangka memberikan penawaran di masing-masing lokasi adalah sama. Sedangkan dengan menggunakan penetapan harga waktu, perusahaan menyamakan harga berdasarkan musim, bulan, hari, dan bahkan jam.

Penetapan harga tersegmentasi dapat menjadi strategi yang efektif dalam melakukan penjualan, jika sekurangnya dua syarat tertentu dipenuhi. Pasar harus dapat disegmentasikan, dan segmen-segmen yang ada harus memperlihatkan tingkat permintaan yang berbeda. Disamping itu, Pemasar harus memberikan keyakinan bahwa harga-harga yang tersegmentasi harus mencerminkan perbedaan nyata atas nilai yang dipersepsikan oleh pelanggan.

Penetapan Harga Psikologis
Dalam kegiatan pemasaran, harga juga menjadi alat untuk mendapatkan tanggapan yang berbeda, yang membantu dalam memasarkan produk. Harga psikologi adalah penetapan harga yang ditujukan dan digunakan untuk mempengaruhi psikologi seseorang. Dengan menggunakan penetapan harga psikologis, para penjual mempertimbangkan psikologis harga dan tidak semata–mata hanya mempertimbangkan faktor ekonomi. Bagi pembeli pemula suatu produk yang tidak banyak mengetahui bagaimana membedakan kualitas, harga menjadi indikator kualitas. Mereka secara psikologi akan mempersepsi harga tinggi yang berarti berkualitas bagus, demikian sebaliknya. Aspek lain dari harga psikologi adalah memberikan harga dengan angka-angka tertentu, misalnya harga Rp.99.995,-, dimana penjual ingin memberikan kesan harganya tidak sampai seratus ribu.   Harga acuan, yaitu harga–harga yang lekat di benak pembeli dan mereka  gunakan sebagai acuan ketika melihat produk tertentu. Harga acuan bisa dibentuk dengan mencatat harga – harga sekarang, dengan mengingat harga–harga masa lalu, atau mengkaji situasi pembelian. Sebagai contoh, di berbagai mall banyak sekali pakaian yang dipisahkan menurut harganya. Dengan harga tersebut, para penjual dapat mempengaruhi atau menggunakan harga–harga acuan konsumen, agar mengesankan produk tertentu masuk dalam kategori tertentu.

Penetapan Harga Promosi
Penetapan harga promosi adalah menetapkan harga produk di bawah daftar harga dan kadang bahkan di bawah biaya secara temporer agar mendapatkan peningkatan penjualan dalam waktu cepat. Supermarket dan department store dapat memberi harga beberapa produk  di bawah biaya, untuk menarik pelanggan datang ke toko dengan harapan bahwa mereka akan membeli produk lain yang prosentase labanya normal. Peristiwa khusus pada musim tertentu juga dimanfaatkan untuk meraih lebih banyak pelanggan. Misalnya, di saat menjelang hari raya keagamanaan atau tahun baru banyak toko yang memberikan potongan. Bentuk penawaran lain yang termasuk dalam penetapan harga promosi adalah seperti pembiayaan pembelian dengan bunga rendah, garansi yang lebih lama, atau perawatan. Namun demikian, jika digunakan terlalu sering dan ditiru oleh pesaing, harga promosi dapat menciptakan pelanggan yang cenderung membeli kalau ada promosi  yang menunggu sampai produk dijual obral sebelum membeli produk tersebut.

Penetapan Harga Geografis
Perusahaan juga harus memutuskan cara menetapkan harga bagi para pelanggan yang berlokasi berbeda.

Penentuan Harga Internasional
Harga internasional adalah harga yang ditetapkan untuk berlaku di banyak negara. Dalam kaitan dengan harga internasional, harga produk akan bergantung pada beberapa faktor, yaitu kondisi perekonomian, situasi persaingan, hukum dan peraturan, dan kemajuan sistem perdagangan besar dan eceran. Pemasar perlu menyesuaikan berbagai faktor tersebut agar memperoleh harga yang sesuai dengan negara-negara dimana produk dipasarkan.

So. Itu tadi 6 macam strategi penyesuaian harga yang memudahkan kita untuk menyesuaikan diri dengan perubahan situasi harga.

Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk share di seluruh media sosial yang Anda miliki agar kita berkontribusi dalam perjuangan membuat Indonesia lebih cerdas.

Well, have a nice day and happy working, Guys. Wassalamu’alaykum Wr. Wb.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tuliskan komentar
Tuliskan nama anda