Hai, assalaamu’alaykum wr.wb.

Oke, biasanya ketika baru mulai berbisnis, kita biasanya bingung mau membuat produk apa, jualnya dimana, dengan harga berapa dan bagaimana mendapatkan pelanggan. Pertanyaannya adalah apa harus Anda lakukan agar ketika baru mulai mendirikan bisnis, kita mendapatkan kemudahan memasuki pasar yang memiliki persaingan yang cukup ketat?

So, bagaimana cara kita menyusun strategi untuk entry market dengan lebih mudah? Oke setidaknya ada 3 faktor yang harus diperhatikan untuk hal ini.

Kenapa hal ini harus Anda lakukan? Hal ini lebih disebabkan karena kebutuhan dan keinginan pelanggan yang semakin beragam dan perusahaan kita tidak mungkin dapat memenuhi semuanya. Dari titik inilah keanekaragaman pasar tercipta.

Keanekaragaman pasar mengakibatkan, sebagaimana yang sudah saya katakan tadi bahwa perusahaan tidak bisa melayani semua pasar dengan produk yang mereka bisa hasilkan. Keterbatasan ini, berakibat pada upaya perusahaan untuk memfokuskan kepada pasar tertentu. Dalam kaitan ini maka ada tiga aktivitas penting yang harus dilakukan oleh perusahaan, yaitu segmentasi pasar, pentargetan pasar dan pemosisian pasar.

  1. Langkah pertama disebut Segmentasi pasar, yaitu membagi pasar ke dalam bagian pasar yang lebih homogin yang memiliki kebutuhan dan keinginan yang berbeda, karakteritik yang berbeda, dan memerlukan produk atau program pemasaran tertentu. Segmentasi ini sangat mengacu pada kebutuhan dan keinginan pelanggan. Sebagai contoh semua pelanggan sudah pasti membutuhkan makanan, namun tidak semua pelanggan menginginkan makan nasi goreng, nah kita bisa melakukan segmentasi dengan membagi pasar menjadi dua segmen pasar yaitu penggemar nasi goreng dan bukan penggemar nasi goreng. Segmentasi ini dapat dijadikan bagi perusahaan anda untuk menyusun strategi pemasaran selanjutnya seperti penentuan merumuskan jenis masakan apa yang akan ditawarkan ke pelanggan jika anda menjalankan bisnis restoran.
  2. Pentargetan Pasar, yaitu proses mengevaluasi daya tarik masing-masing segmen pasar dan memilih satu atau beberapa segmen untuk dilayani kebutuhannya. Perusahaan bisa memilih satu, beberapa, atau semua segmen sesuai dengan sumberdaya yang dimiliki. Contoh dari targetting ini yaitu setelah anda membagi pasar ke dalam dua segmen tadi dan kebetulan kompetensi perusahaan anda adalah pembuat nasi goreng, maka anda memutuskan untuk berkutat pada unsur nasi goreng. Dari sini anda bisa melakukan targetting karena jenis nasi goreng ada banyak seperti nasi goreng jawa, nasi goreng india, nasi goreng maluku, nasi goreng alaska dan sebagainya. Kita tinggal memilihnya dengan menyesuaikan pada kompetensi utama anda terletak dimana.
  3. Setelah menentukan targetting, maka anda bisa melakukan Pemosisian Pasar, yaitu mengarahkan kesan produk agar melekat dibenak target pasar secara jelas, berbeda dan menarik dibanding pesaing. Dengan pemosisian pasar konsumen dapat mengetahui perbedaan antara produk satu dengan produk yang lain. Jadi walaupun kita sudah spesifik menentukan segmen dan target, bukan berarti tidak ada persaingan di sana, maka anda harus memiliki ciri khas yang berbeda dari pesaing. Perusahaan anda harus mampu memiliki keunggulan bersaing yang benar-benar tidak dapat ditiru oleh pesaing anda. Seperti contoh perusahaan taksi online tidak mungkin dapat disaingi oleh perusahaan taksi konvensional dengan penerapan kemajuan teknologi sehingga mampu menciptakan keunggulan bersaing berupa zero inventory and maintenance cost. Maka perusahaan anda harus mampu memiliki keunggulan bersaing yang sulit ditiru seperti itu.

So. Itu tadi 3 aspek penting dalam pemasaran untuk mempermudah kita dalam mendobrak barriers of new entrants ketika melakukan entry market.

Jangan lupa untuk share di seluruh media sosial yang Anda miliki agar kita berkontribusi dalam perjuangan membuat Indonesia lebih cerdas.

Well, have a nice day and happy working, Guys. Wassalamu’alaykum Wr. Wb.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Tuliskan komentar
Tuliskan nama anda